Berbagi Kebahagiaan dan Ilmu, KSEI UIE UINSU Sukses Gelar Torch of Knowledge X Growth Initiative

Sumber: Dokumentasi Panitia

UIE UPDATE - Medan - Kelompok Studi Ekonomi Islam Universal Islamic Economics (KSEI UIE) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) sukses menyelenggarakan kegiatan Torch of Knowledge (TOK) X Growth Initiative pada Minggu, 17 Mei 2026 di Panti Asuhan Al Washliyah P. Brayan, Medan. Acara yang mengusung tema "Empowering Future Leaders: Kolaborasi, Inovasi dan Aksi untuk Ekonomi Islam Berkelanjutan" ini berlangsung dengan lancar mulai pukul 13.30 hingga selesai.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Panti Asuhan Al Washliyah, Muhammad Iqbal, yang dalam sambutannya menyemangati seluruh peserta dan menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan KSEI UIE UINSU. Ketua Panitia, Muhammad Rashya Febriyan, turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyelenggarakan acara ini, sekaligus mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras. Ia berharap kegiatan-kegiatan serupa ke depannya dapat terlaksana dengan lebih baik lagi. 

Presiden KSEI UIE UINSU, Zaki Maulana, juga menyampaikan bahwa kehadiran KSEI UIE UINSU di panti asuhan ini merupakan momen untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi. "Semoga kehadiran kami di sini bukan hanya sekadar menjalankan kegiatan, tapi juga bisa menjadi momen untuk berbagi cerita, berbagi kebahagiaan, dan mempererat silaturahmi. Karena bagi kami, kebersamaan seperti ini adalah hal yang sangat berharga. Untuk adik-adik semua, tetap semangat ya dalam belajar dan mengejar cita-cita. Jangan pernah merasa sendiri, karena masih banyak orang yang peduli dan mendukung kalian untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang hebat," ujarnya.

Sumber: Dokumentasi Panitia

Sesi inti diisi oleh dua pemateri yang dipandu moderator Nadhifah Rahmallah Sari Nasution. Materi pertama disampaikan oleh Ayu Anggraini Hulu selaku Menteri Luar Negeri KSEI UIE UINSU dengan topik Belajar Ekonomi Islam. Dalam pemaparannya, Ayu menjelaskan bahwa ekonomi Islam merupakan sistem pengelolaan harta yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah, dengan tujuan mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bersama. Ia menguraikan empat prinsip utama yang menjadi pilar ekonomi Islam, yakni larangan riba, gharar (ketidakjelasan), maisir (perjudian), serta kewajiban bersikap adil dan transparan. 

Materi kedua disampaikan oleh Maya Rafika selaku Staf Kajian Kementerian Dalam Negeri KSEI UIE UINSU dengan topik Uang dan Cara Kerjanya. Maya memaparkan sejarah perkembangan uang mulai dari sistem barter hingga era digital seperti QRIS dan dompet elektronik yang digunakan saat ini. Ia juga menjelaskan tiga fungsi utama uang, yaitu sebagai alat tukar, penyimpan nilai, dan satuan hitung, serta mengajarkan cara bijak mengelola uang jajan melalui pembagian yang terencana antara kebutuhan dan tabungan. Sesi ini disampaikan secara interaktif dan diselingi kuis cepat-cepatan yang disambut antusias oleh peserta.

Sumber: Dokumentasi Panitia

Melalui kegiatan TOK X Growth Initiative ini, KSEI UIE UINSU berharap semangat berbagi dan literasi ekonomi Islam dapat terus tumbuh, baik di kalangan mahasiswa maupun generasi muda di panti asuhan. Gelak tawa dan semangat adik-adik panti menjadi kesan tersendiri dalam rangkaian acara ini, sebuah momen yang menegaskan bahwa berbagi kebahagiaan adalah bagian tak terpisahkan dari ekonomi Islam itu sendiri. Di akhir acara, KSEI UIE UINSU menyerahkan donasi berupa uang tunai, pakaian, dan sembako kepada panti asuhan, yang diserahkan langsung oleh Badan Pengurus Harian KSEI UIE UINSU. Kegiatan TOK X Growth Initiative ini pun ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh panitia, pengurus, dan adik-adik panti asuhan.



Penulis: Fahrina Aulia Purba

Komentar