KSEI UIE UINSU Gelar SET 2026: Cetak Kader Pemimpin Berintegritas

 

Sumber: Dokumentasi Panitia

UIE UPDATE – Medan – Kelompok Studi Ekonomi Islam Universal Islamic Economics (KSEI UIE) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Sharia Economic Training (SET) 2026 pada Sabtu–Minggu (18–19 April 2026) di Villa Sinuraya, Sibolangit. Pada kegiatan SET kali ini mengusung tema “Menumbuhkan Pemimpin Kader yang Berintegritas, Visioner, dan Berperan Strategis dalam Pengembangan Ekonomi Islam”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi tingkat II di KSEI UIE yang bertujuan mempersiapkan kader agar mampu berkembang dan berkontribusi secara lebih luas di masa mendatang.

Kegiatan diawali dengan keberangkatan peserta dan panitia menuju lokasi yang telah ditentukan, kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan kerja sama. Pada siang hari acara resmi dimulai dan dipandu oleh Maya Rafika Utami sebagai Master of Ceremony (MC).

Sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon ridho dan kelancaran acara, kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Taufiqurrahman Harahap. Selanjutnya, guna menumbuhkan semangat kebangsaan dan meningkatkan antusiasme peserta, dinyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars UIN Sumatera Utara, Mars FoSSEI, serta Mars KSEI UIE yang dipandu oleh Filza Syahirah.

Rangkaian pembukaan juga diisi dengan sambutan dari Ketua Panitia, Presiden KSEI UIE UINSU periode 2026 yaitu Zaki Maulana, serta perwakilan alumni sekaligus secara resmi membuka acara Sharia Economic Training (SET) 2026. Dalam sambutannya, para pihak menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembinaan kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebersamaan.

Sumber: Dokumentasi Panitia

Memasuki sesi inti, peserta mengikuti rangkaian penyampaian materi yang diawali oleh Fitria Nada Zahira, S.E., C.BMS yang membahas Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI). Selanjutnya, Zaki Maulana menyampaikan materi terkait kelembagaan KSEI UIE. Adapun materi penutup disampaikan oleh Andika Ahmad Fauzi, S.E yang mengangkat tema kepemimpinan. Rangkaian materi tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai jaringan ekonomi Islam, peran organisasi, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan kader.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) berbasis studi kasus guna melatih kemampuan analisis dan pemecahan masalah peserta.

Sumber: Dokumentasi Panitia

Pada malam hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda kebersamaan berupa api unggun. Kegiatan ini diisi dengan pembacaan nilai-nilai kebangsaan, pengucapan sumpah mahasiswa, serta orasi ilmiah yang disampaikan oleh perwakilan alumni dan pengurus. Agenda tersebut menjadi sarana penguatan nilai solidaritas serta penanaman semangat perjuangan dalam berorganisasi.

Memasuki hari kedua, peserta mengikuti kegiatan Sharia Night Expedition yang berlangsung pada dini hari. Kegiatan ini terdiri atas beberapa pos tematik, di antaranya keilmuan, organisasi, loyalitas, dan pemecahan masalah, yang bertujuan menguji ketahanan, kekompakan, serta kemampuan berpikir kritis peserta.

Pada pagi hari, kegiatan dilanjutkan dengan jalan santai bersama di sekitar lokasi kegiatan yang kemudian diikuti dengan sarapan bersama. Suasana kebersamaan semakin terbangun melalui rangkaian kegiatan permainan dan unjuk bakat yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.

Selanjutnya, rangkaian acara ditutup melalui Closing Ceremony yang diisi dengan penyampaian pernyataan penutup, pembagian hadiah kepada peserta, serta doa bersama. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebelum pulang.

Melalui pelaksanaan Sharia Economic Training (SET) 2026, KSEI UIE UIN Sumatera Utara diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan yang mumpuni, tetapi juga berkapasitas dalam kepemimpinan serta memiliki komitmen kuat dalam pengembangan ekonomi Islam di masa mendatang.


Penulis: Siti Fahirah Sihotang


Komentar

Postingan Populer