Berlabuh di Pelabuhan Terakhir: Mubes KSEI UIE UINSU Tandai Akhir Kepengurusan Adrathara Abyakta 2024–2025


Sumber: Dokumentasi Panitia

KABAR UIEMedan — Musyawarah Besar (Mubes) kembali digelar sebagai penanda berakhirnya masa kepengurusan KSEI UIE UINSU periode 2024–2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada 17–18 Januari 2026 bertempat di Aula Perpustakaan Kampus IV UINSU Tuntungan. Mubes bertujuan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban seluruh pengurus serta melaksanakan pemilihan dan pelantikan Presiden KSEI UIE UINSU periode selanjutnya.

Hari pertama Mubes, Sabtu (17/1/2026), dibuka dengan kata sambutan dari Presiden KSEI UIE UINSU periode 2024–2025, Alif Al Yasin Sipahutar, serta Ketua Panitia, Rafly Hafiz Maulana. Agenda utama pada hari pertama diisi dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban oleh Badan Pengurus Harian (BPH) dan seluruh kementerian di bawah naungan KSEI UIE UINSU. Proses ini turut diawasi oleh para alumni dan demisioner yang hadir sebagai bentuk transparansi dan evaluasi kinerja kepengurusan.

Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada calon demisioner, yang berlangsung dalam suasana penuh haru sebagai simbol berakhirnya masa pengabdian pengurus periode 2024–2025.

Memasuki hari kedua, Minggu (18/1/2026), agenda dilanjutkan dengan pemilihan Presiden KSEI UIE UINSU periode 2025–2026. Terdapat dua kandidat yang maju dalam pemilihan tersebut, yakni Zaki Maulana dan Ade Kurniawan Harahap. Proses pemilihan dilakukan melalui tiga tahapan, meliputi pemaparan visi dan misi, fit and proper test, serta pemungutan suara.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, Zaki Maulana resmi terpilih sebagai Presiden KSEI UIE UINSU periode 2025–2026. Dengan terpilihnya presiden baru, diharapkan KSEI UIE UINSU dapat terus berkembang dan melanjutkan program kerja yang progresif serta berkelanjutan.

Sebagai Presiden terpilih, Zaki maulana menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya. "Sebagai Presiden KSEI UIE terpilih, saya berharap kepengurusan ke depan dapat berjalan bersama, saling menguatkan, dan saling percaya. KSEI UIE bukan hanya tentang jabatan dan program, tetapi juga ruang untuk belajar, berkembang, dan berproses bersama. Ke depan, saya ingin pengurus tetap solid, terbuka dalam komunikasi, dan berani mengambil peran. Tantangan tentu ada, namun dengan niat baik dan rasa tanggung jawab, semuanya dapat kita lalui bersama. Saya berharap KSEI UIE semakin aktif, berdampak, dan dikenal sebagai organisasi yang memberi kontribusi nyata bagi UIE dan lingkungan sekitar."

Sumber: Dokumentasi Panitia

Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pengurus KSEI UIE UINSU periode 2024–2025 atas dedikasi dan pengabdian selama satu periode kepengurusan. Apresiasi juga diberikan kepada para staf magang yang akan melanjutkan estafet kepengurusan pada periode 2025–2026, dengan harapan mampu membawa KSEI UIE UINSU menjadi organisasi yang lebih maju, terarah, serta bertanggung jawab. Terima kasih kabinet Adrathara Abyakta atas kebersamaannya selama satu tahun ini.

Sebagai penutup, penulis mengucapkan terima kasih kepada para pembaca setia KABAR UIE. Tulisan ini menjadi karya terakhir dari Menteri Kementerian Riset periode 2024–2025 yang dipublikasikan melalui blog ini. Penulis memohon maaf apabila terdapat kekeliruan dalam penulisan maupun penyampaian informasi. Kementerian Riset periode 2024–2025 resmi pamit undur diri.

Best Regards,

Divia Inge Salsabila

Besty Aprilia





Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer